Air Terjun Aimitat – surga tersembunyi di barat Maumere

_dsc0232

Berkendara ke arah barat kota maumere. Selain disambut padang rumput hijau membentang juga terdapat beberapa sumber dan aliran air di dasar-dasar bukitnya.

 

Setelah melewati jembatan wolomarang, 10 menit arah barat kota maumere,Pacu sepeda motormu ke kiri menjauhi jalan besar. Sekitar 15 menit menelusuri jalan yang sedikit menanjak sepeda motor kita akan sampai di ujung jalan aspal dan juga adalah ujung kampung. Rumah paling ujung membuka parkiran darurat dengan tarif sukarela untuk kendaraan  para pengunjung, termasuk saya dan beberapa teman saya. Jika datang sendirian, anak-anak di kampung bersedia menghantar sampai ke air terjun dengan bayaran yang juga bertarif sukarela. Kami mulai trekking melewati jalan dengan rumput di kiri dan kanan dan pohon gamal, masih terkesan panas. Pemandangan sebagian kota maumere terhampar di belakang kami. 15 menit perjalanan, track mulai menurun. Dari landscape yang berciri kering berubah mulai sedikit rimbun, dan basah.

_dsc0153

Kami kemudian menyebrangi sungai yang kami temui. Sungainya tidak terlalu penuh karena sudah sekitar 2 minggu tidak turun hujan, jadi mudah saja kami untuk melewati. Dari sini kami kembali menyebrangi sungai hingga 4 kali sebelum sampai ke titik air terjun Aimitat. Perjalanan kami tempuh dalam satu jam, lebih sedikit.  Ditemani aliran sungai, bukit berpandang rumput dan kebun-kebun penduduk di lahan yang sedikit rata akhirnya kami sampai.

_dsc0154

_dsc0241

_dsc0238

artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *